Pasang Gravatar Biar Ganteng

“Kok avatarnya ngga nongol yah?” tanya seorang teman ketika dia berkomentar di sebuah blog.

“Itu namanya Gravatar” jawab saya singkat.

Gravatar, adalah singkatan dari Global Recognized Avatar. Fungsinya adalah untuk membantu memudahkan identifikasi diri di dunia maya. Fiturnya cukup menarik untuk kita yang hobby ngeblog atau comment di blog orang lain. Gravatar akan mendeteksi alamat email, lalu avatar akan secara otomatis terpasang.

Pada pengguna wordpress.com biasanya gravatarnya akan langsung muncul setiap kita berkomentar di blog atau website yang support dengan avatar, karena saat register di wordpress.com alamat emailnya bakal langsung berinterasi dengan gravatar. Emang produknya wordpress juga soalnya.  Lalu bagaimana dengan teman-teman yang menggunakan platform blogspot? Apakah bisa juga menggunakan gravatar?

Ya tentu aja bisa, cukup dengan Sign Up di websitenya http://en.gravatar.com/. Daftarkan alamat email teman-teman disana, lalu gravatar akan mengirimkan email notifikasi.

Konfirmasi email tersebut. Langkah selanjutnya tinggal mengupload gambar atau foto yang akan dijadikan gravatar. Klik link Add One by Clicking Here.

Selesai!

Trus gimana cara makenya ?

Saat berkomentar disebuah blog atau website yang support gravatar, teman-teman tinggal memasukkan alamat email yang sama dengan alamat email yang terdaftar di gravatar. Yap, itulah alasan pada blog dengan basis wordpress wajib mengisikan alamat email :D .

Dah, yuk pasang gravatarnya. biar gantengnya keliatan kalo komen di blog orang. Semoga bermanfaat :)

 

LAMPP : Mengubah Max Allowed Packet Limit

Sore ini saya agak direpotkan oleh settingan localhost yang tidak bisa melakukan Import database dalam ukuran yang cukup besar. Kebetulan webserver yang saya gunakan adalah LAMPP, versi linuxnya XAMPP. Nyoba nyari-nyari tutorial yang ketemu cuma penyelesaian versi Windows. Akhirnya yaa dicoba-coba aja, cluenya udah dapat kok. Dan.. berhasil. Saya mengubah settingan Max Allowed Packet Limit-nya *senyum kemenangan*.

Jaga-jaga kalo ntar lupa lagi mending ditulis aja. Lumayan buat dokumentasi pribadi.

Tampilan Error ketika melakukan Import Database

Untuk mengatasi masalah ini yang harus dilakukan cuma dengan mengubah nilai max_allowed_packet  yang terdapat dalam file my.cnf. Kalau di Windows filenya terletak di C:\xampp\mysql\bin\my.cnf.

Pertanyaannya adalah, dimanakah letak file my.cnf kalau di Ubuntu saya?

Pertama-tama saya masuk ke Terminal dan login sebagai Super User dengan memasukkan perintah

sudo su

kemudian saya mematikan semua service webserver yang sebelum sedang dijalankan, takut error juga soalnya :D

/opt/lampp/lampp stop

lalu saya melakukan pencarian file dengan perintah

find / -name my.cnf

akhirnya ketemu juga filenya. terletak di /opt/lampp/etc/my.cnf

untuk mengedit file ini sebelumnya saya harus mengubah permission filenya dulu supaya bisa diakses dari text editor.

chmod 777 /opt/lampp/etc/my.cnf

Lalu kemudian baru dibuka menggunakan text editor. Temukan max_allowed_packet yang berada pada heading #The MySQL Server.

 

Ganti nilai max_allowed_packet = 1M, nilainya terserah, dalam kasus ini saya mengubahnya menjadi 16M. max_allowed_packet = 16M. SAVE! selanjutnya jangan lupa mengembalikan permission my.cnf seperti semula.

chmod 600 /opt/lampp/etc/my.cnf

Jalankan kembali LAMPP webservernya

/opt/lampp/lampp start

dan sekarang Import Database dapat berjalan dengan lancar.

Semoga Bermanfaat. Sekian dan terima amplop :D

 

© 2013 udarian[dot]com. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie