Categories
Notes

oleh-oleh roadshow detikcom di padang

Acara Seminar Online : Citizen Journalism & Entrepreneurship yang diadakan dalam rangka ulang tahun detikcom ditujuh kota akhirnya sampai di Kota Padang sebagai kota ke 6, dengan pembicara Budiono Darsono (Pimpinan Redaksi sekaligus Founder Detikcom) dan Piyu “Padi”, dilanjutkan workshop Pengembangan Portal Lokal untuk 40 orang yang hubungi Detikcom. Sangat menarik dan seru kalo menurut gue. Banyak banget ilmu baru dan pengalaman yang didapat dari seminar dan workshop tersebut.

Anyway, malam sebelumnya, gue, Ryan, Bang Bearnuts dan Ivan sempat “curi start” dulu kopdar bareng mbak Ainun a.k.a @Pasarsapi dan mas @Andry dari Detikcom sampe jam setengah sepuluhan di Basko Hotel.

 


***

Gue baru bangun pukul tujuh kurang. “wogh.. gue telat !” *sambil buru-buru beli obat pelancar datang bulan ke kamar mandi*. Abis mandi, pake baju langsung berangkat ke Basko Hotel. Nyampe Basko eh ternyata baru pukul 07.45. “Wahaha tumben ini pagi-pagi ga macet”.

Langsung masuk ke Lobby hotel, naik ke lantai dua menuju ruang seminar. Udah ada beberapa orang yang nyampe duluan. Abis registrasi gue ketemu sama Ikbal dan beberapa teman-teman BloggerPalanta . Pukul setengah sembilan peserta seminar semakin ramai dan satu persatu mulai masuk ke ruangan seminar.

Sekilas terlihat penampakan Ravick :p

 

Pembicara pertama adalah Budiono Darsono alias BDI yang dibuka dengan beberapa slide tentang perjalanan detikcom dari awal berdiri sampai pada saat ini.

Satu hal yang gue ingat dari yang disampaikan BDI tentang pengembangan Detikcom adalah ATM. Amati, Tiru, Modifikasi. Menurut BDI, Detikcom pada awal juga meniru konsep website lain yang telah ada sebelumnya. Dengan adanya ATM, Detikcom telah dikembangkan hingga jadi seperti sekarang ini. Kalau cuma Amati dan Tiru itu namanya Plagiat kata BDI sambil tertawa.

Hal lain yang disampaikan Pimred Detik ini adalah tentang manajemen iklan di detikcom yang pada awalnya berdiri hanya memiliki beberapa iklan dan terus berkembang sampai akhirnya detikcom pernah memiliki 37 iklan dalam satu page. “Ini website berita apa website iklan?” kata BDI.

Selanjutnya detik mengganti strategi dengan mengurangi jumlah iklan dan menaikkan harga. Bahkan ada iklan didetik yang harganya mencapai 200 Juta perhari. WOW.

Kelar BDI, pembicara selanjutnya dari Telkomsel lalu dilanjutkan CoffeeBreak. Abis CoffeeBreak pembicara selanjutnya Mas Piyu “padi”. Tapi gue ga terlalu nyimak apa yang disampaikan Mas Piyu. Agak mengantuk dan lapar :D. Akhirnya gue cuma bengong sambil sesekali menyimak timeline di twitter.

Jam 12an seminarnya selesai, BDI langsung diremumi massa yang mengajak foto bareng. Gue kemaren sempat foto bareng beliau tapi entah dengan kamera siapa :ngakak

Ada juga foto bareng Komunitas Blogger Palanta dan BDI.

***

Abis seminar BloggerPalanta ngumpul di lobby hotel, rencananya mau kopdar bareng Blogger Bertuah yang juga hadir di seminar tersebut. Sayang gue ga bisa ikutan karena ikut acara workshop.

Workshopnya masih di Basko Hotel pukul 13.30 di Lantai 6. Inti dari Workshop ini adalah pengenalan portal baru detik http://lokal.detik.com yang nantinya akan dikembangkan menjadi portal berita dari daerah. Detikcom membuka kesempatan baru orang-orang di daerah yang ingin mengembangkan portal lokal.

  • Beberapa materi dalam workshop tersebut :
  • Jurnalistik
  • Konsep Media Online
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Jurnalisme New Media
  • Dll

Workshop berakhir jam 18.30  dengan foto bersama dan ada merchandise tentunya. Hehehe..

Disclaimer : Semua foto nemu hasil search di twitter tanpa minta ijin sama yang punya 😀

By @udarian

| A Blogger From West Sumatera - Indonesia | Traveler | Citizen Journalist Enthusiast |

21 replies on “oleh-oleh roadshow detikcom di padang”

Basco pas hari pertama sliwar sliwer balik dua kali. Habis itu saya ke desa. 😀

Ini acara tanggal berapa ya? Saya masih di Padangkah?

Kok nggak ada foto bareng Piyu-nya Rian?

Leave a Reply to garammanis Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.