Categories
Notes

Dua Empat

Hari ulang tahun, masing-masing orang biasanya mempunyai cara masing-masing untuk merayakan hari bersejarah dalam hidupnya. Ada yang suka rame-rame seru-seruan sama teman-teman bikin party. Ada juga yang memilih untuk merayakan ulang tahunnya bersama diri sendiri. Iya. Bersama diri  sendiri. Berdoa.

Saya termasuk orang tipe kedua. Dalam beberapa tahun terakhir saya lebih memilih tidak merayakan ulang tahun sendiri. Bahkan sebelumnya di akun facebook yang biasanya menjadi alarm ulang tahun teman, saya malah sengaja memasang tanggal ulang tahun menjadi 17 Agustus. Sehingga yang bener-bener tau tanggal ulang tahun saya sebenarnya hanya teman-teman dekat. Sukur-sukur ada teman yang tiba-tiba menculik dan membuatkan surprise party hehehe.

me22

Jadi teringat dua tahun yang lalu, beberapa orang teman tengah malam, ketika tampang saya masih kucel muka bantal dan masih setengah sadar menculik dan membuatkan surprising party. The moment that i cant forget in my life *terharu*.

22 April kemarin saya kembali merayakan ulang tahun yang ke 24. Hampir seperempat abad dan saya belum wisuda. Kalau kata junior-junior di kampus udah tua. BELOM WOOYY!! Masih muda dan imut gini.

Dan sama seperti tahun-tahun sebelumnya saya memutuskan untuk tidak merayakannya. Menjalani hari dengan kegiatan seperti biasa. Pagi-pagi saya udah sampai di Kampus untuk menjalani sebuah tugas suci nan mulia. Bimbingan Skripsi. Berharap sampai dikampus ketemu pembimbing skripsi lalu beliau berkata “Saya punya kejutan ulang tahun untuk kamu. ACC! Minggu depan kamu sidang”.

Namun sepertinya semesta tidak terlalu bersahabat. Saya tidak bertemu dengan pembimbing dan ketika lagi sarapan bubur ayam dipinggir jalan motor saya ditabrak orang. Masih bocah, ga pake helm dan berdarah-darah. Sepertinya gara-gara menghindari polantas karena sadar dia ngga lengkap. Liat motor ngga kenapa-napa, ya udah lah ga jadi ngamuk. Ya udah lah yaa.. SALAH APA HARI INI.

Seharian lebih banyak diem. Mood udah rusak duluan dari pagi. Pengen uring-uringan takutnya dituduh lagi PMS *ditendang*.  Pfttt.. SENGGOL BACOK!

Mood perlahan membaik setelah “nemu” teman senasib yang mau-maunya diculik buat bengong sambil ngopi-ngopi sampe sore. @mrsha_ seorang mahasiswi yang juga gagal bertemu pembimbingnya *ketawain*.

***

Malamnya, ternyata dapat kejutan dari Rita yang bikinin saya kue. Aaaaaaaa terharu. Bener-bener kejutan karena sudah dari sehari sebelumnya si Absurd ngerjain saya. Pura-pura marah, ngamuk-ngamuk, bakar rumah orang dan ga mau ngomong. Gelagatnya udah kebaca tapi sialnya saya tetap masuk jebakan. Dan PenulisCemen ikut berperan dalam konspirasi ini.

my-birthday-cake

Dan satu lagi, kemarin itu banyak banget yang ngedoain di facebook dan twitter. Terima kasih teman-teman. Semoga dengan bertambahnya usia ini saya dapat semakin dewasa dan lebih berkarya, bermanfaat bagi nusa dan bangsa *tsah*. Amiin 🙂

By @udarian

| A Blogger From West Sumatera - Indonesia | Traveler | Citizen Journalist Enthusiast |

11 replies on “Dua Empat”

pertamax enggak yaaaa… tapi mau ketawa dulu ah… HUAHAHAHA. Sumpah Bang, nggak tahan liat ekspresi abang. Etapi gimana-gimana walaupun kita udah tahu mau dikerjain pas ulang tahun, tapi pasti tetap kena jebakan. Jadi nggak ada gunanya.. MUAHAHAHA

Halo uda, dah lama gak mampir neh, selamat ultah ya ( Padahal dah telat Pol).. semoga semakin sukseess…..
Ternyata dah agak tuaan ya, kirain masih 17 tahunan.. wakkk.. kk

Leave a Reply to Ridu Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.