Categories
Notes

Solo : Jangan Nonton Doraemon di Bandara

Banyak pengalaman seru, menyenangkan dan bikin saya geli sendiri dua minggu ini. Saya baru saja mengikuti rangkaian acara Asean Blogger Festival Indonesia 2013 di Kota Solo. Yang akhirnya berlanjut dengan “penculikan” kecil yang akhirnya membuat saya sampai ke Surabaya dan Madura.

Dan ini adalah kali pertamanya Saya berkunjung ke kota Solo. Komentar pertama yang saya keluarkan ketika sampai di Solo “Bandaranya Bagus…”. Kota yang unik, orang-orangnya ramah, bahkan abang-abang becak dan tukang ojeknya enak diajak ngobrol.

Bersama dengan Fhia pagi-pagi banget kita sudah sampai di Bandara Internasional Minangkabau. Bandaranya lucu, di ruang tunggunya terdapat beberapa televisi dengan channel yang berbeda-beda. Ada acara musik joget cuci jemur, gosip eyang subur, berita politik dan Doraemon.

Memastikan diri datang ke bandara kecepatan, kami memilih duduk di TV yang ada Doraemonnya dong. Masih pagi ini, ga usah yang serius-serius lah. Selow. Nontonnya diantara rombongan ibu-ibu yang menurut teori Saya adalah rombongan pengajian yang mau Tapping di acaranya mamah dedeh. Rame! Hehe.

Kurang dari lima menit kemudian petugas bandara mengeluarkan pengumuman “Panggilan terakhir untuk para penumpang pesawat singa nomer sekian sekian segera naik ke pesawat”

“Itu pesawat kita kan?” kata Fhia

*hening*

“Doraemonnya belum habis..”

***

Adegan berikutnya adalah kami berlari-lari menuju pesawat bersama rombongan ibu-ibu pengajian. Dan sampai di Pesawat masih sepi. Sapi! pengumumannya salah nih (–“).

***

KOPDAR BANDARA

Jam 10an kita sampai di Jakarta. Penerbangan selanjutnya ke Solo pukul 15.15. Lima jam tidak bisa ngapa-ngapain. Jakarta itu ngga seperti Padang. Nunggu lima jam di bandara Padang masih bisa main ke daerah kota. Kalau dilakukan di Jakarta? Berani keluar dari daerah bandara dipastikan kami bakal ketinggalan pesawat. Solonya Insyaallah jalan kaki (–“).

Daripada stress kami keliling-keliling mencari hiburan sendiri. Salah satunya :

Pelayanan Trolli. Mohon Untuk Tidak Diduduki

Selepas Zuhur iseng mantengin hashtag #ABFI2013 di Twitter. Berharap menemukan teman Blogger lain yang juga sedang terlantar di bandara. Dapat teman. Kami bertemu dengan Helda dari Medan.

Ngobrol-ngobrol tidak lama kemudian muncul Bang Putra yang juga dari Medan dan Bang Mudatsir dari Aceh. Kopdar Pulau Sumatera ini namanya. Blogger Pekanbaru juga sempat mau bergabung, namun mereka sedang berada di Terminal yang berbeda.

15.15 belum ada panggilan. Sudah yakin bakal delay. Ya sudahlah.

Adisoemarmo

Tepat pukul 18.30 kami mendarat di Solo. Telat banget dari jadwal sebenarnya. Memutuskan untuk naik taksi ke lokasi acara pembukaan #ABFI2013 di Balekembangan Loji Gandrung. Tapi ternyata di Solo maksimal penumpang taksi itu empat orang. Sedangkan kami ada lima orang. Udah dinego pak supirnya tetap ga mau. Ternyata di Solo itu untuk penumpang yang lebih dari empat orang ada Taksi Avanza. Oooo..

Terdampar di Solo

Terdampar di Bandara Solo

Dan tolong jangan tanya bagaimana caranya kami akhirnya bisa sampai ke Balekembangan Loji Gandrung untuk mengikuti acara Makan Malam Pembukaan bersama walikota Solo. Hehehehe.

Ceritanya mau bersambung deh. Ditumpuk dua minggu jadi bingung mulainya dari mana.

By @udarian

| A Blogger From West Sumatera - Indonesia | Traveler | Citizen Journalist Enthusiast |

16 replies on “Solo : Jangan Nonton Doraemon di Bandara”

hai cowok berkacamata dan berjaket tengkorak… antara gak yakin pas liat di streaming.. aku liatnya sambil sarapan pagi di kantor pulak… langsung keselek

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.