Categories
Notes

Solo : Sempitnya Dunia

Lanjutan dari postingan ini.

Dijadwalnya agenda #ABFI2013 malam ini adalah mengunjungi Mangkunegaran Art Festival. Venue acaranya tidak terlalu jauh dari hotel tempat kami menginap. Hanya sekitar 5 menit jalan kaki.

Bersama Fhia, Haqqi dan Sarah kami berjalan kaki menuju ke Puro Mangkunegaran. Sampai TKP udah rame banget. Ada gamelan, jajanan-jajanan. Seruuu!

IMG_6611

Kami memutuskan untuk tidak berlama-lama di Puro Mangkunegaran. Faktor alam. Laper. Berempat kami menyusuri jalanan sekitar Puro mencari angkringan. Lalu kembali ke hotel setelah kenyang :D.

Nasi Teri. Pake Dadar. Pake Ayam Tusuk. Ditraktir Haqqi

***

Sampe hotel kecepatan. Masih pengen jalan-jalan. Muncul ide dari Fhia untuk kopdar dengan temannya di Solo. Maka diculiklah kami oleh Mas Supri , Mas Husni dan Icha. Diajak nongkrong di Cafedangan. Sebuah cafe di depan Stadion Manahan Solo.

Dan ternyata Mas Supri , Mas Husni dan Icha ini juga temannya @nikensupraba, teman online saya kenalan udah dari tahun 2009 dan belum pernah ketemu. Diculik jugalah Niken, dan kita kopdar untuk pertama kalinya.

Dipikir-pikir dunia ini sempit yaa. Ada hubungan-hubungannya gitu hihihi.

IMG_6650

Ngobrol ngalor-ngidul sampai larut malam. Kopdar harus diakhiri. Saatnya istirahat ngumpulin tenaga untuk kegiatan hari selanjutnya. Sampai ketemu lagi dilain kesempatan teman-teman.

BERSAMBUNG LAGI…

By @udarian

| A Blogger From West Sumatera - Indonesia | Traveler | Citizen Journalist Enthusiast |

9 replies on “Solo : Sempitnya Dunia”

Leave a Reply to Ocky Fajzar Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.