Categories
Notes

Ceklis Biru

ceklis biru

Entah sejak kapan hukumnya semua pesan yang masuk ke ponsel kita seakan-akan harus segera dibalas, kalau tidak dibalas si pengirim pesan mungkin akan marah atau kesal karena pesan yang dikirimkan cuma dibaca saja.

Padahal.. IMHO keputusan mau membalas atau tidak membalas suatu pesan yang masuk ke ponsel itu merupakan hak yang bersangkutan si pemilik ponsel.

Daripada menyulut perpecahan antar umat manusia dan memungkinkan terjadinya perang dunia hanya karena dikira “Di-Read Doang”  yaa mending fiturnya dimatiin saja.

Read Receipts

Oh iya, postingan perdana ditahun 2016. Selamat tahun baru teman-teman. Semoga semua harapan, cita-cita dan doa kita tercapai tahun ini dan jadi tahun yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

By @udarian

| A Blogger From West Sumatera - Indonesia | Traveler | Citizen Journalist Enthusiast |

13 replies on “Ceklis Biru”

Itu ada di whatsapp?
Tapi, kayaknya cuman kita yang ngga terima ceklis biru ya. Kalo orang lain ngga matiin juga fitur ini, tetep bisa liat kalo pesan dia cuman diread doank ya 😀

aku juga sering banget di omelin karena ngga jawab pesan yang cuma nulis hai… kalo penting asumsiku dibaca atau ngga dibaca harusnya tinggal tulis aja. kalau penting dan perlu tanggapan pasti aku balas.

kehadiran layanan messenger belakangan ini mempermudah komunikasi, kalau menurut awak pribadi, chatting via messenger itu ya kayak nngobrol tatap muka, ya kalo misalkan cuma di read doank ya sama kayak dikacangin 😀

kembali ke diri masing-masing gimana menanggapi si centang biru/read receipt yang bisa kita dapatkan hampir di semua aplikasi messenger

Kalo gak diBaca bikin Baper si DOI…
Kalo diBaca Males Ngebalas…
Solusinya : Kirim Pesan/Surat Pake Pos aja…

Hehehe… Biar Pos Jaya Seperti pada zaman Orde Lama duluu….

Leave a Reply to annosmile Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.