Whatsapp Dude ?

Seperti biasanya, secara rutin aplikasi playstore yang ada diponsel saya memberitahukan bahwa ada aplikasi-aplikasi terinstall yang telah memiliki versi terbaru. Kali ini aplikasi chatting Whatsapp yang mendapat pembaharuan.

Namun sedikit berbeda dengan pembaharuan sebelum-sebelumnya, setelah memperbaharui aplikasi tersebut dan menjalankannya kembali. Whatsapp diponsel saya menampilkan notifikasi bahwa ada perubahan kebijakan perusahaan mereka.

wa-1

Tampilan Notifikasi 1

wa-2

Tampilan Notifikasi 2

Yang intinya adalah, jika diijinkan maka data pengguna whatsApp akan diserahkan ke Facebook. Datanya berupa nomor telepon dan kebiasaan-kebiasaan pemakaian aplikasi, yang nantinya akan digunakan untuk penunjang kinerja Facebook Ads dalam menampilkan iklan. Wow KK Wow..

Karena memang tidak setuju, maka dengan semena-mena saya tidak memberikan ijin Whatsapp untuk berbagi data saya dengan Facebook.

Walaupun sebenarnya agak kurang yakin juga walaupun saya udah pilih opsi tidak setuju tapi secara diam-diam bisa aja data-data saya tetap dibagi ke Facebook 😆

whatsapp-dont-sell-ads

Bukannya anti iklan, orang diblog ini saja kadang-kadang nongol iklan facebook. Tapi saya ingat betul pada tahun 2012 Whatsapp menerbitkan tulisan berjudul “Why we don’t sell ads” yang isinya idealisme kenapa Whatsapp tidak menempatkan iklan diaplikasinya. Dan aplikasi chat emang lebih nyaman jika tanpa iklan.

Waktu itu Whatsapp masih menerapkan sistem free trial 1 tahun dan untuk penggunaan tahun berikutnya Whatsapp memberlakukan tarif sebesar US$ 0.99 pertahunnya.

Sebagai bentuk apresiasi karena aplikasinya memang bermanfaat serta kebetulan saya lagi banyak duit, saya sempat 2 kali membeli lisensi tahunan Whatsapp.

Cuma US$ 0.99 ini. Kalau dikonversikan ke Rupiah cuma Rp 12.000/tahun saya udah bisa chatting sampe capek dengan teman-teman.

pay-whatsapp

Tapi semua berubah setelah negara api menyerang 😆

Sejak dibeli Facebook sepertinya Whatsapp telah berubah banyak, yang dulunya anti iklan sekarang malah bagi-bagiin data buat tukang iklan. Everybody’s Changing *halah*

3 thoughts on “Whatsapp Dude ?

    1. Kalau udah terlanjut dizinkan ada pilihannya kok

      Buka Whatsappnya pilih Settings > Account.

      Nanti ada pilihan “Share my account info”, ilangin tanda centangnya.

  1. oh jadi gitu maksudnya ya bang, baru tahu saya…

    kalo masalah selera, wa sudah jadi pilihan pertama saya karena sudah pake wa dari jaman nokia symbian, cuma kalo boleh jujur kurang suka karena ga ada fitur userid yang sangat membantu ketika membuat grup, kalo add satu per satu pake nomer hp rasanya capek bener heheh

    tapi karena sekarang udah bisa video call sama voice call jadi nilai tambah wa buat saya, apalagi di wa tidak ada timeline seperti line yang isinya status alay sama jualan

    namun, semenjak negara telegram menyerang, entah kenapa saya jadi tiba2 suka, fiturnya bener2 selera saya banget, tanpa status, tanpa timeline, ada userid, bisa supergrup sampe 1000 anggota. sayangnya masih belum bisa vid/voice call, kalau bisa kayaknya tamat riwayat wa hihihii, just my opinion

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.